KSP dan Pembiayaan Syari'ah MDS

Assalamualaikum!
DUSTUR ILAHI
“….Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…”
(Q. S Al-Baqarah: 275)
Hai orang-orang maukah kamu aku tunjukkan perniagaan yang dapat menghindarkanmu dari azab yang pedih? Yaitu kamu beriman kepada Allah, Rasul-RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan dirimu, demikian itu lebih baik bagimu juka kamu mengetahui kebenaran ayat-ayat Allah.
(Q. S Ash-Shaf: 10-11)
__________________________________________________________________

Berlandaskan pemikiran ingin membantu saudara/saudari yang memiliki usaha kecil dan ingin mengembangkan usahanya, namun terbentur dengan masalah modal, maka Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Mitramandiri Dana Sejahtere hadir untuk membantu saudara/saudari yang mengalami hal tersebut. Dengan Akad Pembiayaan Murabahah, Insya Allah kita terhindarkan dari riba.
Adapun persyaratan menjadi anggota Koperasi MDS, adalah sebagai berikut:

  1. Fotocopy KTP Suami/Istri
  2. Fotocopy Surat Keterangan Keluarga (KK)
  3. Fotocopy Surat Nikah
  4. Mengisi Formulir Permohonan (disiapkan oleh KJKS MDS)
  5. Bersedia membayar biaya administrasi 2% dari besar pinjaman dan biaya materai.

Dengan keinginan yang luhur yaitu saling bantu membantu antara sesama untuk tercapainya kesejahteraan bersama, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat disekitar kita, sehingga muncul pemikiran dan keinginan untuk membentuk suatu badan usaha untuk mencapai hal tersebut diatas. Dan yang dianggap paling cocok untuk mencapai hal tersebut adalah badan usaha Koperasi, maka dari itu berdirilah Koperasi MDS.

Dalam hal ini kami mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, karena atas restuNya kami bisa membentuk badan usaha Koperasi, dimana nanti dengan terbentuknya badan usaha ini sedikit tidaknya dapat membantu kami dalam meningkatkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada sesama manusia dan lingkungan kita, inilah tujuan utama dari terbentuknya Badan Usaha  Koperasi MDS.

Yaitu unit koperasi yang bergerak di bidang usaha pembiayaan, investasi, simpanan dengan pola bagi hasil (syariah). Anggota yang memiliki usaha dapat mengajukan pembiayaan. Disamping itu dapat pula menyimpan dananya pada unit ini dengan prinsip wadiah ataupun mudharabah.

Produk Simpanan :

  1. Simpanan Wadiah yaitu anggota menitipkan dananya dengan akad wadiah yad ad-dhamanah dan mengijinkan Koperasi untuk mengelola dana tersebut dengan tetap menjamin akan mengembalikan titipan tersebut bila sewaku-waktu dibutuhkan anggota yang menitipkan.
  2. Simpanan Mudharabah yaitu anggota dapat menyimpan dananya dengan akad mudharabah mutlaqah dimana Koperasi diberi kekuasaaan penuh mengelola dana dimaksud. Keuntungan dari pengelolaan dana ini dibagi hasilkan dengan Anggota.
  3. Simpanan Ta’awun Mitra Yaitu Simpanan sukarela yang diselenggarakan secara bersama-sama oleh Koperasi-koperasi seluruh Indonesia dengan prinsip dasar Mudharabah (Bagi Hasil)
  4. Simpanan Berjangka Investasi Dermawan Yaitu Investasi berjangka waktu tertentu dalam mata uang rupiah, dengan akad Mudharabah (bagi hasil)
  5. Simpanan Wadiah Mitra Yaitu Simpanan berjangka selama 5 tahun yang digunakan untuk membebaskan Mitra dari akad riba menjadi akad syariah.Akad simpanan menggunakan prinsip wadhiah yadh dhamanah (Titipan yang boleh digunakan )
  6. Simpanan Qurban Mitra Yaitu Simpanan dalam mata uang rupiah untuk membantu nasabah dalam merencanakan ibadah qurban dan aqiqah. Pelaksanaannya antara lain bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan Sedekah Umat. Akad yang digunakan Mudharabah (bagi hasil)

Produk Pembiayaan :

  1. Pembiayaan Mudharabah yaitu dimana modal kerja yang dibutuhkan anggota seluruhnya berasal dari Koperasi dengan kesepakatan bagi hasil.
  2. Pembiayaan Musyarakah yaitu kerjasama penyertaan dana antara Koperasi dengan anggota untuk keperluan modal kerja dengan kesepakatan bagi hasil.
  3. Pembiayaan Murabahah yaitu fasilitas pembiayaan dengan system jual beli untuk membeli barang consumer dimana Koperasi mendapatkan jasa, dimana anggota dapat mengangsur dengan nilai tetap selama jangka waktu yang disepakati.